Menatap keatas awan
Biru penuh pertanyaan
Kumpulan putih menebar kesejukan
Apakah mimpiku jauh jatuh kelangit akhir
Saat melangkah,aku berani melewati bara api
Saat kegunung,terpelesetpun aku bilang tak apa-apa
Saat dipukul,aku menangis
Namun,masih sanggup berucap kata bahagia
Namun,hatiku lemah
Serasa nyawa sudah diakhir kerongkongan
Aku tak kuat menahan luka hati
Sayap-sayapku yang mulai tumbuh lebat
Siap terbang menjumpai bintang
Dimutilasi sampai keakar-akar
Hingga aku tak mampu menjemput sinar keabadian
Yang kujemput hanyalah jiwa tang tak kuinginkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar